Rabu, 20 April 2016

Aksi sadis begal jalanan di Jalur Pantura, Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan berujung maut.

 PASURUAN - Aksi sadis begal jalanan di Jalur Pantura, Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan berujung maut.

Tiga orang dari enam orang pelaku yang tertangkap basah, tewas mengenaskan dihajar massa yang kalap. Ini terjadi setelah seorang korban tewas ditangan kawanan begal.

Satu persatu pelaku begal menjadi bulan-bulanan massa. Tidak hanya pukulan tangan kosong, berbagai benda keras dan senjata tajam secara bergiliran diarahkan pada tubuh pelaku.

Sebagian warga bahkan menyeret pelaku yang sudah tidak berdaya dengan menggunakan sepeda motor di jalan raya.

Aparat kepolisian yang ada di lokasi kejadian pun, tak mampu meredam amarah massa. Beberapa kali tembakan peringatan yang dikeluarkan petugas untuk menghalau massa, tak dihiraukan sama sekali.
Seorang pelaku yang telah diamankan di mobil patroli polisi, diambil paksa dihajar di depan petugas.

Akibat aksi brutal warga, dua orang pelaku tewas mengenaskan di lokasi. Seorang pelaku yang sempat dievakuasi di RSUD dr Soedarsono Kota Pasuruan akhir juga ditewas.

Tindakan beringas yang menjadi tontonan warga ini tak ubahnya bentuk pelampiasan terhadap maraknya tindak kejahatan dijalanan.

Kawanan begal yang beraksi baik di kota maupun di pedesaan, kerap kali melukai korbannya sebelum membawa kabur sepeda motornya.

Peristiwa nahas ini terjadi Minggu 17 April 2016 malam. Dimana saat itu, dua orang pengendara sepeda motor Yamaha Vixion Nopol N 3905 TAI  Muklison (47), warga Desa Gunting, Kecamatan Rejoso berboncengan dengan temannya Tohir (45), warga Desa Manikrejo Rejoso, dihadang kawanan begal.

Muklison berhasil meloloskan diri, sedangkan Tohir yang melakukan perlawanan tewas disabet clurit pelaku.

Sejumlah warga yang mengetahui terjadi tindak kejahatan, spontanitas memberikan bantuan. Warga yang berada di dalam rumah, berhamburan mengejar pelaku yang lari tunggang langgang. Dari enam orang pelaku, warga berhasil menangkap basah tiga orang komplotannya.

"Saat kejadian, warga sedang berkumpul di pinggir jalan dan mendengar teriakan orang minta tolong. Warga spontan berusaha memberikan pertolongan dan mengejar pelaku. Warga melampiaskan amarahnya, karena jengkel dengan tindakan pelaku kejahatan yang sadis," kata Khumaidi, Kades Rejoso Lor.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Riyanto, menyatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap komplotan pelaku yang melarikan diri.

Para pelaku ini diduga kelompok tindak kejahatan dengan pemberatan yang selama ini menjadi buronan polisi. (ika)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar