Minggu, 24 April 2016

Sidang Kasus Penganiayaan Menewaskan Kopka Andi Pria Dwi Harsono Anggota Kodim 0812 Lamongan



Kopka Andi sebelum Meninggal Dunia
Sidang Kasus Penganiayaan Menewaskan Kopka Andi Pria Dwi Harsono Anggota Kodim 0812 Lamongan di gelar di pengadilan militer III-13 Madiun,  Jawa timur persidangan tersebut untuk 5 tersangka yang berkasnya dibagi menjadi  dua, sidang pertama untuk terdakwa Serma Agen Purnama, serka Mintoro dan Serda Agustinus marin dengan agenda pembacaan dakwaan dari oditur militer sedangkan sidang kedua dengan agenda keterangan 10 saksi Serma Joko Widodo dan Sertu M Hamzah, keluarga almarhum Kopka Andi juga hadir mengikuti persidangan yang majelis hakimnya di pinpin Letkol Laut Tuti Kiptiani, bahwa persidangan pertama terukap sebelum  jenazah korban ditemukan tergantung sempat dianiaya di kantor unit intel Kodim 0812 Lamongan pada bulan Oktober 2014, 

Sejumlah Luka ditemukan ditubuh korban akibat pukulan benda tumpul menggunakan selar air dan kertas gulungan koran, selain itu diketahui kemaluan korban mengalami pembekakan, akibat di Jepret dengan karet beberapa kali, menurut pengakuan pelaku dijepret 25 kali sehingga kemaluan korban bengkak. Selain itu menurut saksi ahli dokter forensik sesuai hasil otobsi di dapat hasil penganiayaan korban mengalami putus urat leher, retak tiga tulang dada, kepala mengalami pembengkakan  dan sekujur tubuh penuh luka lebam, menurut saksi ahli yang dihadirkan pada saat sidang digelar di pengadilan militer III/13 Madiun Jatim,

Sedangkan pada persidangan kedua para saksi mengatakan bahwa sebelum penganiayaan terjadi korban sempat di intrograsi hal ini sesuai perintah dari komandan kodim 0812 lamongan Letkol Inf Andi Rizal Muharam, Korban di tuding telah melakukan pelecehan terhadap anak Dandim yang berusia 4 tahun,

Ditemui seusai sidang Letkol Laut Ediyanto Kesuma salah satu Oditur Militer III-13 Madiun Jatim mengatakan bahwa berkas kasus ini dipisah menjadi tiga, pertama untuk terdakwa Komandan Kodim 0812 Lamongan Letkol Inf Ade Rizal Muharam, kedua untuk serma joko widodo dan sertu M Hamzah, yang ketiga bagi serma agen purnama, serka mintoro dan serda agustinus (Nugroho)  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar