Rabu, 25 April 2018

Pangdam V/Brawijaya Netralitas TNI Harga Mati, Tak Boleh Ditawar

Blitar - Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman lakukan kunjungan kerja perdana di Kodim 0808/Blitar, Rabu (25/04/2018)

Pangdam V/Brawijaya hadir bersama rombongan Kodam V/Brawijaya didampingi Komandan Korem 081/DSJ Madiun Kolonel Inf R. Sidharta Wisnu Graha, S.E dan di sambut langsung oleh Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto,S.E bersama seluruh perwira jajaran Kodim 0808/Blitar,

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, menegaskan anggota TNI harus menjaga netralitasnya dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim yang sebentar lagi akan berlangsung. Hal ini ditegaskan Pangdam saat ziarah ke makam Bung  Karno di Kota Blitar, Rabu (25/04/2018) siang.
"Netralitas anggota TNI harga mati, tidak boleh ditawar. Khususnya diwilayah Kodam V/Brawijaya," tegas Pangdam usai ziarah ke makam Bung Karno,

Pada kesempatan itu  Pangdam V/Brawijaya juga  menekankan agar masyarakat melaporkan ke kesatuanya jika menemukan adanya anggota TNI yang terlibat dalam pemilu.

Jika terbukti yang bersangkutan akan diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku sesuai hukum di Angkatan Darat "Silahkan dilaporkan  bisa ke Koramil, bisa ke Kodim nanti  akan ada sanksi sesuai aturan yang berlaku," imbuhnya.

Lebih lanjut Pangdam V/Brawijaya juga menyatakan TNI siap membantu polisi dalam mengamankan pelaksanaan Pilgub Jatim. Serta menerjunkan sekitar 12.000 personel untuk ikut mengamankan pelaksanaan Pilgub Jatim.

"Semua wilayah perlu diwaspadai, namun untuk saat ini masih relatif aman.Tapi pas pencoblosan nanti biasanya memang ada kerawanan,"paparnya.

Pangdam yang  didampingi Danrem 081/DSJ Madiun, Kolonel Inf R Sidharta Wisnu Graha, Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Kris Bianto, S.E dan sejumlah pejabat Kodam V/ Brawijaya, mengaku ini adalah kunjungan pertamanya ke Blitar.

Meski hanya sekitar 30 menit namun Pangdam dan rombongan terlihat khusuk memanjatkan doa di makam presiden pertama Indonesia itu.

Usai berdoa dan tabur bunga rombongan langsung bertolak ke Istana Gebang dan berkunjung ke Candi Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

"Saya sangat bangga bisa berkunjung ke makam Bung Karno, sebagai anak bangsa tentunya kita harus senantiasa mengingat jasa-jasa beliau," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar