Senin, 18 Juni 2018

Serda Supriyadi Babinsa Koramil 0804/07 Karangrejo Menghadiri Halal Bihalal di Desa Binaan

Add caption

Karas. Masyarakat  Dukuh Sumber Meneng Desa Kuwon Kecamatan Karas Kabupaten Magetan Jawa Timur menggelar Pengajian Umum dalam rangka halal bihalal di bulan syawal 1439 H dengan Mubalig KH. Imam Syadzili dari Bojonegoro Jawa Timur yang dipusatkan di Halaman Mushola At Taqwa Desa Kuwon . Senin/malam (18/06/2018)

Hadir dalam giat diantaranya KH. Imam Syadzili, Kades Kuwon Bpk Basuki, Danramil 0804/07 di wakili srd Supriyadi, Ketua panitia
Bpk. Makrus alwi, Takmir masjid bpk Turmudi, Para tamu undangan dan masyarakat Ds. Kuwon.

KH. Imam Syadzili dari Bojonegoro inti tausiahnya setelah satu bulan penuh kita menunaikan ibadah puasa Romadhon, kita dapat berjumpa kembali dalam suasana halal bihalal yang penuh kebahagiaan, penuh keberkahan dan yang lebih penting dari itu adalah bahwa kita telah memperoleh kemenangan melawan hawa nafsu kita selama kita berpuasa Romadhon.

Harapan kita semoga kita semua termasuk orang-orang yang beruntung setelah menjalani Ibadah puasa romadhon selama satu bulan penuh. Amiin ya Robbal ’alamiin. Malam ini kita menyelenggarakan halal bihalal dengan harapan bisa leburnya segala kesalahan dan dosa-dosa, baik yang berhubungan dengan Alloh maupun dosa-dosa yang berhubungan dengan sesama manusia, sebagai buah dari puasa romadhon kita.

Oleh sebab itu bila kita merasa mempunyai kesalahan dengan orang lain , janganlah segan-segan minta maaf dan ridhonya, sebab sekecil apapun nilai kesalahan akan dituntut dihadapan Alloh hakim Yang Maha Adil, bila belum kita mintakan maaf dan ridhonya dari orang yang bersngkutan. Karena itu janganlah sekali kali meremehkan kesalahan yang pernah kita perbuat pada siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Segeralah minta maaf, lebih2 pada momen2 yang tepat seperti ini.

Sebaliknya bila kita dimintai maaf oleh yang pernah berbuat kesalahan dengan kita, janganlah berkeras hati, angkuh pendirian , kaku, tidak mau memaafkan orang lain. Sifat tercela seperti itu hendaknya lekas dibuang jauh-jauh. Itu adalah kesombongan, Alloh SWT saja mau memaafkan kesalahan hambanya sebesar apapun, (By-R.07)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar