Senin, 10 September 2018

Babinsa Koramil 0804-13/ Bendo Dampingi Petugas Puskesmas Melaksanakan Vaksin Ori Difteri Di Smkn 1 Bendo

Babinsa Koramil 0804-13/ Bendo Dampingi Petugas Puskesmas Melaksanakan Vaksin Ori Difteri Di Smkn 1 Bendo


Magetan, Dalam rangka penanggulangan dan pencegahan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri di wilayah Kecamatan Bendo, maka Puskesmas Bendo didampingi Anggota Koramil 0804-13/ Bendo melaksanakan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI)  Difteri pada anak yang akan dilaksanakan 3 kali (3 putaran). Untuk putaran pertama sudah dilaksanakan pada bulan Pebruari dan maret kemarin, Sedangkan bulan ini dilaksanakan tahap 2 dan hari ini sesuai jadwal pelaksanaan di SMKN 1 Bendo Kabupaten Magetan. (Senin, 10/09/18)


Kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri untuk putaran ke dua sudah di mulai bulan juli kemarin, Namun di dahulukan balita usia 1 sampai 5 tahun. Setelah selesai semua yang balita di lanjutkan ke sasaran anak-anak tingkat Sekolah Dasar. Awal agustus dilaksanakan vaksin difteri untuk anak-anak tingkat SLTP dan sederajat yang ada diwilayah Kecamatan Bendo. Karena terbentur kegiatan dalam rangka meriahkan kegiatan Agustusan maka hari ini baru bisa dilaksanakan Vaksin Difteri kepada anak-anak SMKN 1 Bendo.

Pelda Sutoyo Babinsa Kelurahan Bendo dan 3 orang anggota Koramil 0804-13/ Bendo memantau sekaligus ikut membantu dalam kegiatan ini agar pelaksanaan dapat berjalan tertib, lancar dan aman. Sekaligus sebagai sarana anggota Koramil 0804-13/ Bendo untuk mendekatkan diri kepada anak-anak pelajar dan para guru. Dengan demikian harapannya ada kerjasama yang baik antara anggota Koramil 0804-13/ Bendo dengan Lingkungan Pendidikan untuk Kemajuan Kecamatan Bendo pada khususnya dan Kemajuan Bangsa dan Negara pada umumnya.

"Difteri merupakan penyakit pada selaput lendir pada hidung serta tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini dapat menimbulkan lapisan tebal berwarna abu-abu pada tenggorokan sehingga dapat membuat anak sulit makan dan bernapas. Bila infeksi tidak diobati, toksin yang dihasilkan oleh bakteri bisa menyebabkan lumpuh dan gagal jantung jika dibiarkan, itulah pentingnya diberikan Imunisasi sekarang ini" tutur Pelda Budianto Bati Komsos Koramil 0804-13/ Bendo kepada anak-anak yang akan di vaksin.

Sri Partiyah, Amd. Keb. Sebagai Koordinator petugas puskesmas menyarankan kepada para guru, apabila lupa atau masih kurang dalam memberikan imunisasi DPT kepada siswanya, maka diharapkan untuk segera mendatangi puskesmas untuk melengkapi. Beliau menambahkan pula jika dalam suatu daerah sudah berstatus kawasan KLB (Kejadian Luar Biasa) salah satunya kasus difteri ini sudah bisa disebut KLB maka semua anak yang berumur 1 sampai 19 tahun harus ditambah tiga kali imunisasi difteri lagi, Jadi hari ini dan hari rabu masih ada anak-anak yang belum bisa di Vaksin karena sakit atau sesuatu hal, Silahkan setelah sembuh dari sakit bisa datang ke Puskesmas untuk dilaksanakan Vaksin Difteri.

Wakil Kesiswaan Drs. Sugeng Gestono menyampaikan ucapan terimakasih kepada petugas dari Puskesmas Bendo dan anggota Koramil 0804/13 bendo yang telah melaksanakan tugas dengan pemberian Vaksin Difteri kepada siswa-siswi kami dan kegiatan ini dapat berjalan dengan tertib dan aman dan mudah-mudahan siswa kami terhindar dari penyakit difteri tersebut. Serta nantinya bisa menjadi anak-anak bangsa yang sehat, cerdas dan berkualitas. (tsr/R13)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar