Minggu, 29 Maret 2020

Danporamil Ngariboyo Kunjungi Pos Pantau Physical Distancing Desa Mojopurno



Magetan. Danpos Ramil Ngariboyo Kodim 0804 Magetan Peltu Hadi Kusnomo berserta forkopimca Ngariboyo  melaksanakan kunjungan untuk meninjau kesiapan  Pos pantau Physical Distancing Desa Mojopurno kecamatan Ngariboyo Kab Magetan.Senin ( 30/03/2020 )

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Ngariboyo Arif Ritwan, Kepala desa Mojopurno Rusdin BA,Danpos Ngariboyo Peltu Hadi Kusnomo,Kapolsek Ngariboyo AKP Agus Supriyanto SH,Dokter dari Puskesmas Kec Ngariboyo dan Babinsa Desa Mojopurno.

Didampingi Babinsa Desa Mojopurno, Danposramil Ngariboyo bersama forkopimca melakukan pemantauan Pos Wasdalkes di Dukuh Panasan yang merupakan pintu masuk awal ke Desa Mojopurno, yaitu melalui jalur Magetan - Gorang Gareng.

Di depan para Petugas Wasdalkes, Peltu Hadi mengatakan, ini merupakan salah satu upaya Pemerintah , dalam pencegahan penyebaran Covid-19 masuk di wilayah. Penjagaan Pintu Masuk Wilayah Mojopurno Diperketat, Danposramil Ngariboyo : Jangan Sampai Kita Kecolongan

“Jalan ini harus kita jaga ketat. Tidak boleh ada kendaraan yang melintas, pemeriksaan setiap penumpang harus dilakukan satu persatu, agar masyarakat yang ingin masuk  tidak diijinkan. Jangan sampai masuk dan lolos akhirnya menyebarkan virus di wilayah Lain,” ungkap Peltu Hadi.

Danpos Ramil Ngariboyo juga menyampaikan, kepada masyarakat untuk dapat berkerja sama mematuhi himbauan yang dari Pemerintah. Karena peran semua pihak sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan Covid-19 ini.

“Semua kita mempunyai tanggungjawab yang sangat besar untuk melakukan pencegahan penyebarnya Covid-19 di wilayah kita agar masyarakat sehat dan terhindar dari Virus Corona,” tegasnya. Disampaikan kepada petugas jaga Pos Wasdalkes, jangan sampai ada orang masuk ke wilayah Mojopurno, tanpa melewati pemeriksaan.

“Setiap orang berpotensi membawa Covid-19 ini masuk, jadi saya menghimbau juga bagi warga yang melintas pos ikuti Prosedur yang ada. Terutama bagi warga yang datang dari daerah terpapar Covid-19 harus benar-benar diperiksa harus bersih dari Covid-19 baru diperbolehkan masuk,” tegas Peltu Hadi lagi.( R 01 )

Babinsa Plaosan an Sidorejo Bersama Masyarakat Serentak Melawan Virus Corona


Magetan. Seluruh babinsa di wilayah kecamatan Plaosan dan Sidorejo turun di desa binaan untuk melakukan penyemprotan disinfektan bersama warga di binaan masing masing. Kegiatan ini di lakukan untuk memutus rantai penularan virus corona. Minggu (29/3/2020)

Antusias warga di tunjukkan dengan kesigapan mereka dari penyiapan alat dan bahan , keterlibatan dalam penyemprotan, hingga memberikan snack dan minum pengganjal perut bagi yang melakukan penyemprotan secara sukarela. Terpenting dari Hal ini adalah Babinsa ingin memberikan pesan kepada warga masyarakatnya bahwa virus corona ini tidak bisa di anggap hal yang biasa, karena penularannya yg begitu mudah terjadi dari orang ke orang bila tdk disiplin dalam menjaga kebersihan.

Pelda Sujarwo selaku Bati komsos koramil 02/ Plaosan mengatakan ," Dengan melakukan aktivitas di dalam rumah saja, menghindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan disiplin dalam pelaksanaan physical distancing, sudah sangat membantu pemerintah dan Para pejuang di garis terdepan pemberantasan virus corona (COVID 19) ".

Himbauan serupa juga di sampaikan oleh aparat Desa yang terus berkoordinasi dengan Babinsa dan babinkamtibmas agar apa yg menjadi himbauan pemerintah pusat, daerah dan desa bisa di patuhi oleh segenap masyarakat, Agar segala upaya yang telah di laksanakan memberikan hasil sesuai dengan harapan. (Srdn/02)

Dandim 0804 Dampingi Bupati Magetan Tinjau Kawasan Zona Merah Virus Corona


Magetan. Dandim 0804/Magetan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, SE bersama Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana dampingi Bupati Suprawoto meninjau langsung salah satu kawasan yang termasuk zona merah, tepatnya Desa Blaran, Kecamatan Barat, Magetan. Minggu(29/3/2020)

Bupati berpesan kepada masyarakat sekitar untuk menerapkan "physical distancing", dengan membatasi gerak, cukup berinteraksi jika ada kepentingan saja.  Sebagai bentuk penanganan lebih lanjut, Pemerintah telah mempersiapkan beberapa opsi untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona. Diantaranya dengan mempersiapkan beberapa skema tempat pelayanan kesehatan untuk tempat isolasi. Selain itu Bupati Suprawoto juga akan memberikan perlakuan khusus kepada wilayah atau desa yang menjadi zona rentan penyebaran virus covid-19.

Bupati Suprawoto dalam pernyataanya juga menyampaikan bahwa wilayah "zona merah" bukan berarti menjadikan wilayah tersebut untuk dikucilkan. Akan tetapi penerapan physical distancing dimaksudkan untuk kebaikan bersama baik antara masyarakat di wilayah tersebut maupun dengan masyarakat  yang lainnya, sebagai konsekwensi dari hal tersebut akan didirikan posko pelayanan dan bantuan. Sehingga mempermudah koordinasi masyarakat yang ingin memberikan bantuan bagi daerah tersebut. “ungkapnya”

Sementara itu Dandim memberi himbauan agar masyarakat Magetan untuk tidak panik dengan virus corona ini namun masyarakat diminta tetap waspada dan selalu jaga kesehatan patuhi anjuran pemerintah untuk melakukan physical distancing atau menjaga jarak dengan orang lain, termasuk menjauhi kegiatan yang melibatkan orang banyak (kerumunan).  “Dukung pemerintah melawan corona dengan tidak keluar rumah” pintanya. (Pen)

Sabtu, 28 Maret 2020

Cegah Corona, Seluruh Elemen di Wilayah Kecamatan Maospati Adakan Semprot Massal


Magetan jatim, Untuk mencegah berkembang dan merebaknya wabah virus Corona seluruh elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Maospati bersatu melaksanakan giat penyemprotan disinfektan di seluruh rumah warga, pemukiman penduduk, tempat ibadah, pos kampling dan seluruh fasilitas umum yang ada di wilayah kecamatan Maospati, Minggu (29/03/2020).

Kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan oleh seluruh elemen di tiap tiap Desa dalam hal ini kepala desa sebagai penanggung jawab dengan dibantu dari aparat TNI dan Polri dalam hal ini melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas tiap tiap desa dengan dibantu oleh relawan dari karang taruna di masing masing desa, untuk penyemprotan di wilayah kecamatan Maospati dari Korami 0804/06 Maospati melibatkan 18 Anggota yang disebar di 15 desa dan kelurahan yang berada di wilayah kecamatan Maospati.

Diantara Kepala Desa pada saat dimintai pendapatnya menyatakan bahwa kita terus bergerak melawan virus berbahaya yang menyerang sistem pernafasan dan sampai saat ini sudah tersebar di seluruh wilayah di Indonesia dan kegiatan ini bertujuan untuk mencegah dan menekan penyebaran virus Corona,  "Penyemprotan disinfektan seperti ini akan terus dan kembali akan dilakukan di pemukiman warga, kami mengucapkan terima kasih kepada tim Kesehatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan relawan yang telah melakukan penyemprotan di Setiap sudut jalan dan gang, hingga pagar rumah warga" kata Kades Gulun

Salah satu Babinsa Serma Eko Wahyudi menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah merupakan Salah satu wujud kepedulian TNI dan Polri kepada warga masyarakat guna mencegah timbulnya virus Corona, “Ini salah satu bentuk pencegahan dan langkah serius dari pemerintah agar Virus Corona tidak semakin menyebar. Untuk itu kami meminta masyarakat berperan dalam hal ini dengan cara tetap berada di rumah jika tidak ada urusan yang bersifat mendesak dan menjaga kesehatan,” jelas Serma Eko Wahyudi. (R06)