Rabu, 30 September 2020

Dandim 0804/Magetan Bersama Forokopimda Magetan Ziarah Ke Monumen Soco Di Wilayah Kecamatan Bendo


Magetan jatim. Bupati Magetan Dr. Drs Suprawoto, SH. MSI beserta rombongan Forkopimda Kabupaten Magetan  setelah mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 secara Virtual di Pendopo Surya Graha  Kabupaten Magetan melaksanakan Ziarah dan Do’a serta peletakan karangan bunga ke Monumen Soco I dan 2 yang terletak didesa Soco Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan . Kamis (01/10/2020)

 

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Magetan Dr. Drs Suprawoto, SH. MSI, Wakil Bupati Magetan Dra.Hj.Nanik Endang Rusminiarti,MPd , Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana, S.I.K, Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo S.Ip ,Ka Kejaksaan Negeri Kab Magetan Ibu Ely Rahmawati SH, MM, M,  Ka Pengadilan Negeri Kab Magetan Ibu Maulia Martwenty Ine, SH. MH , Dan Yon 463 Paskhas Letkol Pas Verial Tunruribela, Dan Secara Magetan Letkol Kav Ibnu Hasyim, Kakesbangpol Magetan Drs. Iswahjudi Yulianto, M.Si. , Forkopimca Bendo serta  Kades dan perangkat desa Soco

 

Desa Soco Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan merupakan salah satu tempat saksi bisu kekejaman PKI 1948 dibawah pimpinan Muso yang merupakan pemberontakan PKI pertama setelah Indonesia merdeka. Monumen ini terdapat 2 sumur tua yang dijadikan tempat pembantaian oleh PKI. Ratusan korban pembunuhan keji yang dilakukan PKI ditimbun jadi satu di lubang sumur yang tak lebih dari satu meter persegi. Di sumur tua itu ditemukan tak kurang dari 108 jenazah korban kebiadaban PKI. Sebanyak 78 orang diantaranya dapat dikenali, sementara sisanya tidak dikenal. Sumur-sumur tua yang tak terpakai di desa Soco memang dirancang oleh PKI sebagai tempat pembantaian massal sebelum melakukan pemberontakan.

 

Beberapa nama korban yang menjadi korban pembantaian di Desa Soco adalah Bupati Magetan Sudibjo, Jaksa R Moerti, Muhammad Suhud (ayah mantan Ketua DPR/MPR, Kharis Suhud), Kapten Sumarno dan beberapa pejabat pemerintah serta tokoh masyarakat setempat termasuk KH Soelaiman Zuhdi Affandi, pimpinan Pondok Pesantren ath-Thohirin Mojopurno, Magetan. Disamping itu ada gerbong Kereta Api “Kertopati” yang digunakan untuk mengangkut dan membuang jenasah ke  daerah Soco.

 

 Dalam sambutannya  Bupati Magetan Dr. Drs Suprawoto, SH. MSI menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat desa Soco yang telah merawat dan menjaga Monumen Tetengger Soco 1 sehingga kita dapat mewariskan bukti sejarah ini kepada anak cucu kita.

 

"Saat ini masih dalam era Pandemi Covid 19 sehingga kita harus taat pada Protokol Kesehatan serta menjaga kesehatan diri kita masing masing agar kita dapat memutus mata rantai penyebaran Covid 19". Tutur Bupati

 

"Forkopimda memberikan sedikit bantuan berupa paket sembako kepada Masyarakat desa Soco ,semoga bantuan ini dapat bermanfaat membantu meringankan beban hidup masyarakat  ditengah Pandemi Covid 19". Pungkas Bupati

 

Dalam kesempatan yang sama Dandim 0804/Magetan, Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo S.I.P mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mendoakan dan mengenang arwah para Korban Keganasan PKI,dan tempat ini merupakan saksi bisu dulu pernah terjadi peristiwa pembantaian oleh PKI terhadap para pejabat pemerintahan seperti Bupati Magetan, Dandim Magetan, Kapolres Magetan serta tokoh-tokoh agama lainnya.

 

‘Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mewariskan nilai-nilai sejarah yang dapat kita ambil dari peristiwa pembantaian Keganasan PKI ini’ Pungkas Dandim(Pendim).

Peduli Pertumbuhan Balita, Babinsa Dampingi Pelayanan Posyandu Di Wilayah Binaan


MAGETAN - Dalam rangka mendukung suksesnya program balita sehat dan keluarga berencana (KB) di wilayah binaan, Babinsa Koramil 04 Parang Sertu Suharno mendampingi Bidan Desa dalam memberikan pelayanan Posyandu di Desa Bungkuk Kecamatan Parang Kabupaten Magetan,Rabu(30/09/2020).

 

Kegiatan pendampingan Posyandu yang dilakukan oleh Babinsa di wilayah binaannya tersebut bertujuan untuk membantu kelancaran kegiatan, serta memberikan himbauan kepada masyarakat khususnya kepada Ibu-ibu yang memiliki Balita akan pentingnya imunisasi untuk diberikan kepada bayi agar menunjang sistim kekebalan tubuh bagi balita. Pelayanan Posyandu yang di berikan berupa penimbang berat badan balita, imunisasi dan pemberian Vitamin A, yang dilaksanakan di balai desa Bungkuk.

 

"Selain membantu kegiatan Posyandu tersebut Saya juga menyampaikan kepada masyarakat agar menerapkan Protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Corona, dan rutin mengikuti kegiatan Posyandu karena kegiatan ini sangat penting guna menunjang kesehatan balita maupun ibu hamil," ujar Sertu Suharno.

 

"Melalui pelayanan posyandu ini dapat mengontrol pertumbuhan kesehatan dan gizi balita, serta menekan angka kematian ibu hamil. Selaku Babinsa saya rutin mendampingi kegiatan ini, sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah serta  mewujudkan program pemerintah dalam menciptakan balita yang sehat sebagai generasi penerus bangsa yang berkualitas" pungkasnya.(R 04).

Selasa, 29 September 2020

Danramil 08 Barat Bersama Unsur Forkopimca Hadiri Rapat RKPDes Desa Blaran


Magetan
– Bersama unsur Forkopimca Danramil 0804/08 Barat Kapten Inf Kiswanto SE, menghadiri Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Desa ( RKPDes) Desa Blaran, di Balai Desa Blaran, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Selasa(28/9/2020).

 

Acara diselenggarakan oleh Kepala Desa bersama BPD dalam rangka menyusun RKPDes tahun 2021, dan dihadiri Camat Barat Yok Sujarwadi, S.STP, Danramil 0804/08 Barat Kapten Inf Kiswanto, SE. Kapolsek Barat AKP Ruwajianto.SH, Kepala Desa Blaran Bpk Setiono, Babinsa,  Bhabinkamtibmas desa Blaran, Ketua BPD beserta anggota, Ketua RT, RW se Desa Blaran dan Undangan sekitar 40 orang.

 

Dalam kesempatan tersebut Danramil 0804/08 Barat Kapten Inf Kiswanto SE, menyampaikan, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mendukung seluruh perencanaan dan kinerja pembangunan Desa, saat ini hingga tahun mendatang dan kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19. tutur Danramil.

 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Serda Widodo selaku Babinsa Desa Blaran menambahkan, terkait pandemi seperti sekarang ini, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Blaran untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, menuju tatanan hidup baru atau new normal.ucap Babinsa (R.08).

 

Senin, 28 September 2020

Dampingi Tes Swab Ketua Pondok Pesantren, Ini Imbauan Anggota Koramil 04 Parang


Magetan
- Anggota Koramil 04 Parang Dampingi Tim Gugus Tugas covid-19  Kecamatan Parang, melaksanakan pendampingan Test swab kepada Ketua Pondok Pesantren Handurussiyah KH Hunaini Desa Nglopang Kecamatan Parang Kabupaten Magetan, Selasa (29/09/2020).

 

Hadir dalam tes Swab tersebut Camat Parang Drs Yatmono, Danramil 04/Parwng yang diwakili Sertu Sukoco, Wakapolsek Parang Iptu Joko, Kepala Desa Nglooang Sugiarto, dan Kepala Puskesmas Parang Dr Avnie Febriana beserta Tim Medis Puskesmas Parang.

 

Anggota Koramil 0804/04 Parang beserta Anggota Polsek dan Kecamatan melaksanakan pendampingan tes swab yang dilakukan Tim Kesehatan Puskemas Parang, terhadap Ketua Pondok Pesantren KH Hunaini yang kontak langsung dengan anggota Dewan Kabupaten Magetan berinisial J yang di nyatakan positip Covid 19.

 

Pelaksanaan tes swab ini berawal laporan dari Masyarakat bahwa Ketua Pondok Pesantren KH Hunaini berkontak langsung dengan anggota dewan tersebut.Untuk mengurangi rasa was-was dari Masyarakat Desa Nglopang  tersebut yang bersangkutan di laksanakan tes Swab selanjutnya menunggu hasil swab dari Dinas Kesehatan.

 

Sertu Sukoco sebagai perwakilan dari Koramil 0804/04 Parang, mengatakan, kehadiran pihak Koramil 04 Parang yaitu untuk membantu menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat agar proses pemeriksaan yang dilakukan petugas kesehatan bisa berjalan dengan tertib, lancar dan Kondusif sesuai dengan protokol kesehatan.

 

Pihaknya menghimbau kepada warga Desa Nglopang untuk selalu waspada dan mengantisipasi Penularan wabah virus ini, untuk tetap di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak di luar.

 

"Membiasakan hidup bersih dengan rajin mencuci tangan, selalu menggunakan masker, jaga jarak dan membantu Pemerintah untuk menyampaikan beberapa informasi dari masyarakat terkait penularan virus Covid-19," KDR(R 04).

Minggu, 27 September 2020

Posramil Ngariboyo Gelar Operasi Yustisi Di Pasar Hewan


Magetan -
Posramil Ngariboyo,koramil 0804/01 magetan, Polsek Ngariboyo dan Kecamatan Ngariboyo melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi di Pasar hewan Desa Selopanggung Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan, Senin (28/9/2020).

 

“Kegiatan tersebut untuk mendukung pemerintah dalam upaya penanganan penyebaran covid-19, sesuai Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbup No. 39 Th 2020,” ujar Danpos Ramil Ngariboyo Peltu Hadi Kusnomo.

 

Dalam kegiatan tersebut, Peltu Hadi mengatakan ada puluhan warga yang kedapatan tidak memakai masker dan dikenakan sanksi berupa teguran lisan dan sanksi sosial berupa menyanyikan lagu Nasional serta menyapu di sekitar pasar hewan.

 

Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang masih melanggar Protokol kesehatan, sehingga warga lebih memahami tentang bahaya Covid-19.

 

“Selain diberikan sanksi, masyarakat yang kedapatan melanggar juga dibagikan masker secara gratis. Tujuannya  masyarakat mendukung dan menaati imbauan pemerintah dalam penanganan wabah Virus Covid-19,” pungkasnya[R 01].

Rabu, 23 September 2020

Untuk Mempererat Silaturahmi Babinsa,Serka Sudarsono Melaksanakan Komsos Dengan Perangkat Desa


Magetan Jatim
, Komsos bertujuan mempererat hubungan, menyamakan persepsi, sarana mempererat persaudaraan dan silaturahmi dalam rangka mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

Babinsa Desa Maron Kecamatan Karangrejo dari Koramil 0804/07 Karangrejo Serka Sudarsono menyampaikan selain tujuan  diatas komsos juga memiliki tujuan mendekatkan Babinsa dengan Warga Masyarakat guna menumbuhkan hubungan emosional antara  TNI dan Masyarakat serta hubungan TNI dengan  Komponen Masyarakat lainnya  yang ada di desa Maron sehingga timbul keinginan masyarakat untuk berpartisipasi dalam bidang pertahahan seperti yang dilakukan Babinsa Desa Maron pada Kamis( 24/09/2020).

 

Sebagai Babinsa harus bisa membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat termasuk Para Tokoh-tokoh  yang ada di desa Binaannya. Karena Babinsa lah ujung Tombak satuan di lapangan.

 

Dengan Harapan bila Babinsa sudah menyatu dengan Masyarakat maka tugas - tugas Babinsa  yang lain ( Tugas karya bhakti, Puldata dan mendapakan informasi  ) semuannya akan mudah di kerjakan dan Semua permasalan yang terjadi di Desa Binaan akan bisa diselesaikan secara kekeluargaan Kata Serka Sudarsono.(ags R 07).

Dandim 0804/Magetan Hadiri Pelantikan Prajurit Siswa Secata Gel I TA.2020


Magetan
- Komandan Kodim 0804/Magetan Letkol lnf Ismulyono Tri Widodo SIP menghadiri undangan upacara pelantikan Pendidikan Pertama Tamtama  (Dikmata) TNI AD GEL I TA. 2020 yang diikuti  sejumlah lulusan Prajurit Siswa (Prasis) 147 orang. Bertindak selaku inspektur upacara kali ini Pandam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah. dengan Dan Up Letkol Inf M. Effendy (Dandodiklatpur), Paup Mayor Inf Muhammad Sodiq, S.T (Kasi Pers Sbagum Rindam V/Brw) sebagai penanggung jawab Letkol Kav Ibnu Kazim, S.Ip (Dan Secata rindam V/Brw). Pelantikan Dikmata Secata Rindam V/Brawijaya  ini digelar sejak pukul 08.10 hingga 09.15 WIB yang dipusatkan di lapangan apel Secata Rindam V/Brawijaya Chandradimuka Jl Gubernur Suryo No 1 Magetan. Kamis (24/09/20).

 

Dalam amanat Pangdam V/Brawijaya. mengatakan, "Selamat atas dilantiknya sebagai anggota TNI AD, mulai sekarang kalian harus mempunyai sikap dan perilaku yang mencerminkan seorang prajurit yang sejati, prajurit yang memiliki disiplin dan mengabdi kepada satuan, bangsa dan negara, sebagai prajurit kalian harus senantiasa patuh, loyal dan taat kepada tugas, senantiasa bekerja keras, tabah, berani menghadapi resiko apapun dan jadilah sosok prajurit yang tangguh dan militan.

 

Perlu juga kalian ingat, bahwa kesuksesan kalian dalam berkarier tidak ditentukan oleh orang lain, tetapi sangat ditentukan oleh kemampuan dan kinerja yang kalian lakukan di satuan mu nanti dan kalian akan menjadi ujung tombak satuan, oleh karena itu kalian dituntut mampu memberikan pengabdian yang terbaik, panggilan tugas merupakan aspek kepribadian dan aspek intelektual secara seimbang.

 

Tanamkan pada hati kalian, bahwa menjadi prajurit bukanlah hanya mencari nafkah semata, namun lebih dalam lagi, profesi sebagai seorang prajurit TNI AD adalah suatu pilihan, merupakan tugas suci dan mulia, jadikan ini sebagai kebanggaan dan suatu kehormatan, karena kalian adalah penjaga kedaulatan Bangsa dan Negara Indonesia. Saya ingatkan, bahwasanya setiap prajurit TNI senantiasa siap sedia mengorbankan jiwa raganya untuk bangsa dan negara.

 

Khusus kepada Danrindam V/Brawijaya beserta jajarannya kami ucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya. Jangan lupa lakukan evaluasi dan pantau secara kontinyu terhadap hasil didik yang diperoleh, benahi memperbaiki segala kekurangan yang ada, sehingga hasil pendidikan Rindam V/Brawijaya semakin berkualitas dan bisa menjawab segala tantangan tugas yang ada." ucapnya.

Sekitar pukul 09.15 Wib Upacara selesai dilaksanakan secara sederhana karena saat ini masih ada wabah Covid 19, namun hal ini tdk mengurangi rasa hikmat dan syukur karena kegiatan penutupan Dikmata TNI AD Gel I TA 2020 dapat dilaksanakan dengan baik.  Ucapan selamat kepada para peserta yang telah dapat menyeleseikan pendidikan Dikmata TNI AD Gel I TA 2020 serta dilantik sebagai prajurit TNI AD.  Sebagai Prajurit Tamtama dituntut untuk benar-benar menguasai tugas pokoknya sehingga dapat bermanfaat dan membanggakan TNI AD.  Jadilah prajurit yang profesional, mempunyai fisik yang baik,mental dan intelektual yang berimbang.  Ucapan trimakasih kepada Danrimdam V/Brw dan para penyelenggara pendidikan sehingga pelaksanaan Dikmata TNI AD Gel I TA 2020 dapat berjalan lancar pungkas pangdam V/brw dalam amanatnya (tsr)

Selasa, 22 September 2020

Babinsa Koramil 0804/08 Barat Beri Pelatihan Dan Pembekalan Linmas


Magetan - Dalam upaya meningkatkan dan penguatan kapasitas tenaga keamanan linmas desa, pemerintah Desa Rejomulyo menggandeng Babinsa, Bhabinkamtibmas mengadakan pelatihan linmas. bertempat  digedung serbaguna Desa Rejomulyo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.Rabu(23 September 2020).

 

Sejumlah 25 orang peserta pelatihan linmas Desa Rejomulyo mendapatkan pelatihan, pembekalan dan kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan Linmas di masing-masing desa, dengan harapan Linmas bisa mempu melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan peranya, melaksanakan tugas-tugasnya membantu pemerintah desa, menciptakan keamanan dan ketertiban wilayah Desanya.

 

Hadir dalam kegiatan  pelatihan dan pembekalan Camat Barat Yok Sujarwadi S.STP, Kapolsek Barat AKP Ruwahjianto SH, Kepala Desa Rejomulyo Bpk Aris Purwanto, Babinsa Desa Rejomulyo dan Bhabinkamtibmas Desa Rejomulyo.

 

Dalam kesempatan tersebut Babinsa Desa Rejomulyo Pelda Sumiran menyampaikan,pelatihan dan pembekalan materi yang disampaikan yaitu tentang tugas pokok linmas, selain itu diberikan pengetahuan dan pelatihan gerakan dasar baris berbaris dan juga dilakukan pengecekan sikap kerapian dan penggunaan seragam linmas.

 

Selanjutnya Pelda Sumiran mengatakan semoga dengan adanya pembinaan ini, Linmas Desa Rejomulyo, jadi semakin semangat dalam menjalankan tugas-tugasnya di masyarakat dan mampu menciptakan keseimbangan dalam menciptakan ketertiban dan keamanan khususnya di desa Rejomulyo ini.

 

Terahkir Pelda Sumiran berpesan kepada peserta pelatihan linmas, dimasa pandemi seperti sekarang ini, dihimbau kepada semua untuk mentaati aturan dan larangan dari Pemerintah, dengan menerapkan protokol kesehatan. ucap Pelda Sumiran.(R.08).                                                 

HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke 65 Dandim 0804/Magetan Berikan Kue Ulang Tahun


MAGETAN
- Komandan Kodim 0804/Magetan Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo S.I.P  beserta para perwira Kodim 0804/Magetan Berikan Kue Ulang Tahun dalam rangka HUT  Lalu Lintas Bhayangkara Ke  65 Tahun 2020 di Ruang Transit Kodim 0804 Magetan Jln Panglima Sudirman No 42 Magetan.

 

Dalam acara tersebut, Dandim memberikan kue ulang tahun sebagai ucapan selamat Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara Ke – 65 kepada Kasatlantas Magetan.

 

Dandim berharap sinergitas TNI, Polri dan Pemda yang selama ini telah terjalin dengan baik bisa tetap dipertahankan dan lebih ditingkatkan sehingga dapat mewujudkan stabilitas keamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Magetan. “Kami mengucapkan HUT  Lalu Lintas Bhayangkara Ke  65, semoga sukses selalu,” ucapnya.

 

Sementara itu Kasatlantas Magetan dalam sambutannya mengatakan, dengan mengusung tema Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif, maka Peringatan HUT  Lalu Lintas Bhayangkara Ke  65 ini diharapkan dapat menjadi Representasi dari tekad dan semangat Polri untuk mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

”Terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada TNI, Pemerintah Daerah, para tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat atas kerjasama dan dukungannya,” katanya.  (tsr).

Dandim 0804 Magetan Pantau Penerapan Sidang Di Tempat Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan


Magetan
- Pemerintah Kab. Magetan bersama TNI-Polri, Pengadilan Negeri Kabupaten Magetan dan Kejaksaan Negeri menggelar operasi yustisi dengan merazia pengguna jalan di wilayah Sukomoro dan Kota Magetan dan yang berada sejumlah fasiltas umum yang tidak menggunakan masker dan menerapkan sidang di tempat yang di gelar di tempat pelayanan public Pasar Baru Magetan. Rabu (23/9/2020).

 

Komandan Kodim 0804/Magetan  Letkol Inf Ismulyono Tri WIdodo SIP saat memantau operasi yustisi bersama AKBP Agus Suharyono, SH (Kabag Ops Polres Magetan)  mengatakan, operasi yustisi dilakukan Pemerintah Kabupaten Magetan bersama-sama dengan TNI, Polri dan instansi terkait lainnya.

 

Operasi yustisi ini merupakan salah satu bentuk pengetatan adaptasi kebiasaan baru di Kabupaten Magetan. Dalam operasi yustisi ini, petugas gabungan untuk mendisiplinkan warga terhadap protokol kesehatan.

 

“Dalam rangka memperketat adaptasi kebiasaan baru ini, kita melaksanakan secara masif operasi yustisi. Operasi yustisi ini sasarannya adalah penegakkan disiplin protokol kesehatan, utamanya penggunaan masker,” jelas Dandim.

 

“Penggunaan masker ini menjadi hal yang wajib saat masyarakat beraktivitas di luar rumah. Maka dari itu, warga yang tak menggunakan masker akan menjadi sasaran dalam operasi yustisi ini,” tegasnya. (tsr).